PROFIL KABUPATAN MUARA ENIM

Letak Geografis dan Kondisi Wilayah

Kabupaten Muara Enim terletak di bagian tengah Provinsi Sumatera Selatan, dengan posisi geografis berada di antara 3°03’21’’ hingga 4°15’14’’ Lintang Selatan dan 103°18’18’’ hingga 104°42’4,99’’ Bujur Timur. Wilayah ini memiliki luas sekitar 7.482,86 km² dan terdiri atas 22 kecamatan, yang mencakup 246 desa definitif dan 10 kelurahan.

Kabupaten Muara Enim dikenal sebagai daerah agraris yang strategis dan kaya sumber daya alam. Secara administratif, wilayah ini berbatasan langsung dengan Kota Palembang, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir di sebelah utara; Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ulu Selatan di selatan; Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, serta Kota Prabumulih di timur; dan Kabupaten Musi Rawas serta Kabupaten Lahat di sebelah barat.

Topografi dan Kependudukan

Topografi Kabupaten Muara Enim sangat bervariasi, mencakup dataran tinggi di barat daya yang merupakan bagian dari Pegunungan Bukit Barisan—meliputi Kecamatan Semende Darat Laut, Semende Darat Ulu, Semende Darat Tengah, dan Tanjung Agung. Sementara itu, kawasan dataran rendah membentang di wilayah tengah, dan semakin ke arah utara hingga timur laut, lanskap berubah menjadi daerah rawa yang berada di sekitar aliran Sungai Musi, seperti Kecamatan Lembak, Gelumbang, dan Sungai Rotan. 

Pada tahun 2024, jumlah penduduk Kabupaten Muara Enim mencapai sekitar 653.731 jiwa, meningkat dari 612.900 jiwa pada tahun 2020, dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata sebesar 1,66 persen per tahun. Sebaran penduduk di setiap kecamatan tidak merata—Kecamatan Muara Enim menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, sekitar 82,42 ribu jiwa, sedangkan Kecamatan Muara Belida tercatat sebagai yang paling sedikit, dengan jumlah penduduk sekitar 8,43 ribu jiwa.

Berita Populer

sekilas-muara-enim-1752726830408 | Pemerintah Kabupaten Muara Enim