Angkat Potensi Desa Segamit, Gubernur Sumsel Harapkan Peran Mahasiswa FP se-Indonesia



Tim News Room Muara Enim Diskominfo. 

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri langsung Acara Puncak Bina Desa Nasional Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Indonesia (IBEMPI) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya  (BEM FP Unsri) Palembang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim (Pemkab. Muara Enim) di daerah dataran tinggi Kabupaten Muara Enim tepatnya di Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Senin (25/07).

Dalam acara tersebut, Gubernur Sumsel didampingi Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Kurniawan, Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki beserta Forkopimda Kabupaten Muara Enim juga Wakil Rektor III Unsri, Dekan FP Unsri, termasuk Ketua  BEM FP Unsri melakukan Panen Raya Padi Varietas Lokal dan Panen Agung Kopi Semende selain dari meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Supreme Energi Rantau Dedap  (PT SERD) dan meninjau lokasi pembangunan Masjid  Danau Ringkih Desa Segamit sembari memberikan bantuan.

Diawal sambutannya, Gubernur Sumsel meminta kepada seluruh tamu undangan dan seluruh mahasiswa untuk bertepuk tangan selama 2 menit, hal tersebut menggambarkan rasa gembira dan rasa bahagianya terhadap kegiatan bina desa ini.

"Bayangkan, ada mahasiswa FP dari ujung Sulawesi Utara dan dari belahan bumi Indonesia lainnya datang ke Desa Segamit ini hanya untuk bersama-sama kita, membantu kita mengembangkan dunia pertanian disini, bagaimana caranya agar segala potensi pertanian kita dapat terangkat, dapat dikenal dan terkenal didunia luar,  karena hampir 90 tahun berlalu tapi tempat ini (Semende) belum terlalu dikenal didunia luar, jadi kita harapkan ratusan mahasiswa yang hadir disini bisa membawa segala potensi yang ada disini secara maksimal sampai ke dunia luar, syukur-syukur bisa go internasional," kata Herman Deru.

"Bukan yang kita lakukan selama ini salah, tapi harus dioptimalkan lagi bahwa dengan teknologi seluruh potensi kita bisa terangkat melalui media promosi digital (internet) yang bisa mencapai seluruh sudut dunia yang dampaknya tentu untuk kesejahteraan masyarakat di Desa Segamit sendiri," lanjut HD.

Terkhusus kepada seluruh mahasiswa FP se-Indonesia yang hadir dengan segala niat baiknnya untuk memajukan dunia pertanian Indonesia yang dalam kesempatan ini di Kabupaten Muara Enim (Desa Segamit), Herman Deru mengucapkan terima kasih karena sepulang dari sini  dirinya meyakini kalau Desa Segamit pasti akan menjadi trending topik (viral) bahwa Segamit salah satu desa di Indonesia rupanya memiliki potensi alam yang melimpah karena selain ada kopi dan padi juga ada stroberi, ada markisa dan masih banyak yang lainya.

"Kepada masyarakat Desa Segamit sendiri agar dapat menindaklanjuti hasil dari kegiatan ini, ambil ilmunya, jangan sampai habis dari kegiatan ini tidak ada apa-apa (jalan ditempat)," pungkas HD.

Sementara itu, selaku tuan rumah, Pj Bupati Muara Enim mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa perwakilan FP se-Indonesia di daerah dataran tinggi semende, Bumi Serasan Sekundang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Dirinya berharap, dengan kegiatan Bina Desa ini, sektor pertanian di Bumi Tunggu Tubang (Semende) dapat lebih maju dan berkembang lagi kedepan apalagi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditularkan para mahasiswa FP se-Indonesia kepada para petani di Desa Segamit sehingga dengan begitu geliat perekonomian di Kabupaten Muara Enim dapat terus bertumbuh yang berdampak pada penurunan angka kemiskinan.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, para Pejabat Utama Prov. Sumsel, Pj Sekda Muara Enim, Staf Ahli Bupati, para Asisten, para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab. Muara Enim, Camat SDU, Kades Segamit, perwakilan Perusahaan  dan para petani di Desa Segamit.