Pj. Bupati Muara Enim Buka Deklarasi (20 KELANA) dan Penyusunan (RAD-KLA) Tahun 2018




Tim News Room Muara Enim Diskominfo.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaksanakan Deklarasi Kecamatan Layak Anak (KELANA) dan Penyusunan Rencana Aksi Daerah ( RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda, Selasa (31/7). Yang dibuka langsung oleh Pj. Bupati Muara Enim Teddy Meilwansyah, S.STP., MM, dihadiri Kadin DPPA Provinsi Sumatera Selatan, Unsur FKPD Kabupaten Muara Enim, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Camat se-Kabupaten Muara Enim, Tim Penyusunan RAD KLA dari Yayasan Indonesia Ramah Anak Semarang, Forum Peduli Perempuan dan Anak, dan Undangan Lainnya.

Dalam Sambutannya Pj. Bupati Muara Enim Teddy Meilwansyah, S.STP., MM menyampaikan anak sebagai potensi dan aset merupakan generasi penerus bangsa dan sumberdaya manusia yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan pada masa-masa mendatang.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem yang terintegrasi dan bekelanjutan dengan mengembangkan kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA), Kecamatan Layak Anak (KELANA) dan Desa/ Kelurahan Layak Anak (DEKELA). Yang bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat lebih di pastikan, kebijakan ini merupakan lanjut komitmen Dunia melalui "World Fit for Children" dimana Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga turut mengadiopsinya, Ujar Bupati.

Bupati menambahkan, Deklarasi ini menjadi wujud nyata akan perhatian dan peran serta jajaran Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan seluruh komponen masyarakat lainnya dalam upaya memastikan dan menyediakan lingkungan yang mampu menjamin tumbuh kembang anak dan perlindungan anak di Kabupaten Muara Enim. Serta Deklarasi ini juga menjadi pengakuan akan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan Kabupaten Muara Enim sebagai Kabupaten Ramah Anak dan Anti Kekerasan.

Untuk itu saya harapkan, komitmen ini dapat terus dipegang teguh, Untuk mewujudkan kondisi ini, saya mengajak seluruh jajaran pemangku kebijakan, baik Pemerintah, Pihak Sekolah, Masyarakat, Keluarga serta pemangku kebijakan lain untuk dapat meningkatkan sinergitas dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

Mari kita akhiri budaya kekerasan dan kita bangun keluarga harmonis yang penuh kasih saying, serta terwujudnya pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Muara Enim serta  menjadi perlindungan terhadap anak dari tindak kekerasan dan diskriminasi, Pungkas Bupati.

  • Pengunjung (148097 Kunjungan)
  • Hits (148097 Kunjungan)
  • Hari Ini (3003 Kunjungan)
  • Kemarin (968 Kunjungan)

Apakah website ini bersifat informatif?