"Pemkab Muara Enim Gelar Rakor Kerja Sama Optimalkan Potensi Daerah"



Tim News Room Diskominfo Muara Enim

Pemkab Muara Enim menggelar rapat dalam rangka kerjasama dengan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian dan Pusat Penerlitian Karet Sumbawa serta Pemerintah Kabupaten/ Kota di Sumatera Selatan. Rapat itu digelar di Ruang Rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (04/05).

Assisten I Setda Muara Enim Emran Tabrani saat membuka rapat memaparkan poin-poin yang dibahas dalam rapat.

Dia mengatakan, kerjasama dengan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Pusat Penelitian Karet Sumbawa adalah usulan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim.

Kerjasama dimaksud melalui penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pemanfaatan teknologi serta inovasi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dengan tujuan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada dan menjalin hubungan kelembagaan.

“Kerjasama ini sebagai landasan rangka pelaksanaan pengembangan usaha tani komoditas karet di Kabupaten Muara Enim,” ungkapnya.

Sementara kerjasama dengan Kabupaten / Kota dalam Provinsi Sumatera Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim ialah untuk pengembangan pembangunan potensi daerah antara lain Peningkatan Pelayanan Publik, Kawasan Perbatasan, Tata Ruang, Penanggulangan Bencana dan Penanganan Potensi konflik, Kemiskinan dan Pengurangan Disparitas Wilayah, Peningkatan Peran Provinsi, Pemekaran Daerah. 

Tujuan dilaksanakannya kerjasama ini untuk bersinergi dalam menghadapi ancaman lingkungan atau permasalahan yang rumit sifatnya mengatasi hambatan lingkungan atau mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi dan dapat membentuk kekuatan yang lebih besar.

Kerjasama ini juga diharapkan dapat saling mencapai kemajuan yang lebih tinggi, saling mentransfer keunggulan, ketrampilan, dan informasi, mengembangkan dirinya dari hasil bekerja dan belajar bersama.

“Dengan kerjasama ini juga diharapkan dapat memperkecil atau mencegah konflik, dapat bersikap lebih toleran dan berusaha mengambil manfaat atau belajar dari konflik tersebut. Selain itu, masyarakat di daerah yang berbatasan lebih merasakan keadilan dan masing-masing daerah serta memelihara keberlanjutan penanganan bidang-bidang yang dikerjasamakan,” pungkasnya.

turut hadir dalam rapat Assisten I, Asisten II, Kepala Bappeda, Kabag Pembangunan, Kepala Balitbanda, Kepala Dinas Perkebunan, Perwakilan PDAM, dan Opd lainnya.