Muara Enim Siap Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan Dan Idul Fitri 2021



Tim News Room Muara Enim Diskominfo.


Asisten III Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim bidang administrasi umum, Ir. Maryana bersama Jajarannya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Membahas Kinerja Pengendalian Inflasi 2020 dan Upaya Pengendalian Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021 secara virtual dari Ruang Rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Rabu (07/04).

Rakor yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), di Palembang, langsung dihadiri Gubernur Sumsel, H. Herman Deru yang juga Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumsel, dan Kepala BI Perwakilan Sumsel, Hari Widodo.
Sedangkan turut mendampingi Asisten III Pemkab Muara Enim pada kesempatan ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muara Enim, Ardian Arifanardi, AP, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Muara Enim, Ir. Ulil Amri, dan Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Muara Enim terkait.

Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 ini, Pemkab Muara Enim siap menjaga dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Muara Enim dengan tetap fokus pada pelaksanaan formulasi 4K yakni ketersediaan pasokan, kelancaran pasokan, distribusi pasokan dan komunikasi efektif.

Serta senantiasa Pemkab Muara Enim melakukan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok dan ketersediaan bahan pokok di pasar seperti beras, telur dan ayam.
Dengan kapasitas Ketua TPID Sumsel, H. Herman Deru, mengapresiasi dan menghargai kinerja bupati dan walikota di Sumsel yang berhasil menjaga inflasi selama tahun 2020 sehingga inflasi Provinsi Sumsel pada angka 1,55 persen.
Ia meminta seluruh Pihak Terkait dalam upaya menjaga inflasi tetap baik untuk benar - benar melakukan pendataan dengan data yang benar dan data yang akurat dalam operasi pasar, dan tidak mengeluarkan statement - statement yang bisa mengganggu stabilitas masyarakat yang hingga akhirnya berakibat buruk pada stabilitas inflasi.

"Sebelum puasa ini pantau harha jangan sampai ada celah komoditas bahan pokok langka dan harga naik. Dan jaga kepercayaan trust yang telah diberikan masyarakat," pinta Gubernur.
Sementara itu, Hari Widodo mengatakan seraya meminta agar Kabupaten / Kota di Sumsel tetap menjalankan satuan tugas atau satgas pangan, gelar operasi pasar dan adakan pasar murah.