Pj Bupati Ajak Pelaku Usaha dan Industri di Muara Enim Dukung Kelestarian Lingkungan melalui Kredit Karbon



Tim News Room Muara Enim Diskominfo.

Terkhusus para pelaku usaha maupun industri yang ada di Kabupaten Muara Enim mari kita dukung kelestarian lingkungan terutama pengurangan emisi karbon secara terukur dan terorganisasi secara baik melalui kredit karbon guna mempersembahkan masa depan yang lebih baik untuk anak cucu nanti.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Kurniawan saat dirinya membuka secara langsung maupun secara virtual kegiatan Seminar Nasional Rencana Aksi Daerah dalam pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mendukung Kredit Karbon yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Muara Enim di Hotel Grand Zuri, Kota Muara Enim, Selasa (09/08).

"Memang dan sudah menjadi komitmen kami (Pemkab. Muara Enim) dalam menyelenggarakan pembangunan harus merangkul alam atau pembangunan berwawasan lingkungan dengan memedomani prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan (suistanable development). Namun, jika komitmen tersebut turut didukung oleh semua pelaku usaha dan industri yang ada di wilayah Kabupaten Muara Enim maka hal tersebut akan berdampak jauh lebih baik, mengingat hampir 80% luas Kabupaten Muara Enim merupakan lahan perkebunan dan pertanian. Kemudian sebagian lainnya merupakan lahan pertambangan dengan potensi sumber daya alam minyak bumi, gas bumi, geothermal dan batubara," terang Pj Bupati dalam seminar yang dinarasumberi secara virtual oleh Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Josaphat Rizal Primana, Ketua Umum Kadin Indonesia, Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, dan secara langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Selatan R Erwin Soeriadimadja dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Sriwijaya M Said.

Lebih lanjut, sebagai Kepala Daerah, Pj Bupati mengatakan bahwa lingkungan hidup sebagai prioritas utama yang harus diperhatikan demi menjamin keberlanjutan pembangunan berwawasan lingkungan di Kabupaten Muara Enim, salah satunya dengan merangkul dan mendorong peran serta maupun komitmen pelaku usaha untuk melestarikan lingkungan dan berkontribusi terhadap kesejahteraan rakyat.

"Setidaknya hingga tahun 2022 ini, kami telah melaksanakan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan dan penanaman 438 ribu pohon di bantaran sungai dengan melibatkan berbagai perusahaan sebagai implementasi dari komitmen tersebut," ujar Pj Bupati.

Sementara itu, secara virtual, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada Kadin Muara Enim yang telah menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional karena ini menunjukkan bahwa kesadaran daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan sudah terbentuk dengan baik.

"Muara Enim adalah daerah yang kaya akan sumber daya alam, ada batu bara, minyak bumi, dan gas bumi dimana kegiatan pertambangan telah bertahun-tahun dilakukan disini dan aktivitas pertambangan ini dapat menjadi peluang bagi dunia usaha untuk melakukan karbon offset dengan melakukan reboisasi area reklamasi tambang untuk mendukung Kredit Karbon," pintanya.

"Untuk mencapai itu semua, pelaku usaha dan industri di Muara Enim dan Indonesia pada umumnya harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah guna kemaksimalan dari Rencana Aksi tersebut," pungkasnya.

Turut hadir secara langsung dalam seminar tersebut diantaranya, Ketua Umum Kadin Provinsi Sumatera Selatan H Affandi Udji, Forkopimda Kabupaten Muara Enim, Ketua Umum Kadin Kabupaten Muara Enim Iwan Kurniawan, dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab. Muara Enim beserta perwakilan beberapa perusahaan dalam wilayah Kabupaten Muara Enim.